Syair “Mencari Kebahagian”

Diposting oleh jundy priyana pada 10 March 2015
Kategori: Untaian syair

 

Termenung dikau duduk bersimpuh
Mencari biduk bahagia berlabuh
Uang kau kumpul hingga berpeluh
Nak beli rumah tempat berteduh

Dahulu dirimu hidup membujang
Istri tiada statusmu lajang
Iri melihat pengantin dipajang
Kapan masa menikahmu datang?

Melihat anak molek berjalan
Riang gembira tiada beban
Ingin rasanya punya keturunan
Teman bersenda sepulang kerjaan

Mobil tetangga indah mengkilat
Dipacu gagah di depanmu lewat
Hati berkata:bila kau dapat
Membeli kendaraan beroda empat?

Kini rumah telah kau beli
Walaupun cicil berkali-kali
Namun bahagia tak kau dapati
Hatimu risau kemana ia dicari?

Kini dikau telah menikah
Tak cukup satu lantas kau tambah
Tujuan tentramkan hati yang gundah
Tapi ternyata tetap gelisah

Ketika miskin digubuk derita
Membayang kaya nikmat rasanya
Setelah harta kini kau punya
Namun “bahagia”tiada berjumpa

Kata orang berpelesir menghibur hati
Kau coba keliling dunia tujuan tak pasti
Mencari bahagia tiadalah arti
Jika berpulang meranalah nurani

Semua kenikmatan dunia semu
Senang sesaat kemudian jemu
Bahagia minggat berganti lesu
Kemanakah bahagia akan kau tuju?

Kini hatimu telah terpaut
Di taman surga ilmu dituntut
Disana bahagia akan kau rengut
Wahai sahabat jangalah takut

Iman berseri ilmu bertambah
Amalan sholeh membuatmu betah
Hidup didunia yang penuh musibah
Dengan ilmu segalanya kan indah.

Kini kau telah temui bahagia
Di dalam kajian tempat bersua
Penimba ilmu pembawa lentera
Terangi dunia yang gelap dan fana

Inilah pengalaman yang telah dirasakan
Cobalah ikut serta terapkan
Disanalah bahagia segera dapatkan
Niscaya hilang segala kesedihan.

Batam,21 Rabiul Awwal 1435 h/12 Jan 2015m

Abu Fairuz

Tulisan Terkait Lainnya